104,2 FM YES RADIO, KEBANGGAAN CILACAP, INVITE PIN BB 31493414

Berita

Parpol Tolak Pengurangan Dapil

27 Februari 2013 - Berita

YES RADIO, Cilacap - KPU Kabupaten Cilacap menawarkan 2 opsi penetapan Daerah Pemilihan atau Dapil pada Pemilu Legislatif 2014.
Opsi pertama tetap mengacu pada Pemilu 2009 dengan komposisi 6 Dapil sedangkan opsi kedua adalah berkurang menjadi 5 Dapil.
Hal itu mengemuka dalam Konsultasi Publik Dalam Rangka Penyusunan dan Penetapan Dapil anggota DPRD Kabupaten Cilacap pada Pemilu 2014 di aula KPU Cilacap siang tadi.
Ketua KPU Kabupaten Cilacap – Warsid menerangkan  sesuai peraturan KPU Pusat memungkinkan perubahan Daerah Pemilihan berdasarkan data agregat kependudukan per kecamatan.
Opsi pertama adalah tetap pada 6 Dapil seperti pada Pemilu 2009 dengan sedikiit perubahan pada Dapil 2 dan Dapil 3.
Satu kursi di Dapil 2 bergeser ke Dapil 3 sehingga jika sebelumnya dapil 2 yang terdiri dari Kecamatan Sampang, Maos, Kesugihan, dan Jeruklegi ada 8 kursi menjadi tujuh kursi.
Sedangkan dapil tiga yang terdiri dari Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, dan Cilacap Utara yang sebelumnya 6 kursi menjadi 7 kursi.
Sementara opsi kedua adalah mengurangi Dapil dari 6 menjadi 5 Dapil.
Draft kelima Dapil itu masing-masing Dapil 1 mencakup Kecamatan Nusawungu, Binangun, Kroya, Adipala, Sampang dan Maos dengan 11 kursi.
Dapil 2 terdiri dari Kesugihan, Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, dan Cilacap Utara dengan 10 kursi.
Selanjutnya Dapil 3 adalah Jeruklegi, Kawunganten, Bantarsari, Gandrungmangu,  dan Kampung Laut dengan jatah 9 kursi.
Sedangkan Dapil 4 ada di Karang Pucung, Sidareja, Cipari, Kedungreja, dan Patimuan dengan 9 kursi serta Dapil 5 di Cimanggu, Majenang, Wanareja, dan Dayeuhluhur dengan 11 kursi.
Sementara kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 60 peserta perwakilan dari 10 parpol peserta Pemilu 2014,,LSM, ormas, perguuran tinggi, serta tokoh masyarakat di Cilacap.
Seluruh Parpol peserta Pemilu Legislatif menolak opsi draft 5 Dapil yang ditawarkan oleh KPU Kabupaten Cilacap.
Hal itu disampaikan perwakilan parpol yang hadir dalam Konsultasi Publik dalam Rangka Penyusunan dan P enetapan Dapil Anggota DPRD Kabupaten Cilacap pada Pemilu 2014 di aula KPU Cilacap siang tadi.
Kustiwa dari PDI Perjuangan menegaskan sejak awal paratainya tidak menyepakati usulan 5 Dapil karena akan menjauhkan legislatif dengan konstituennya.
Jika ingin mendekatkan legislatif dengan konstituennya PDI-P justru mengusulkan penambahan Dapil.
Hal senada juga disampaikan Muhammad Hanazil dari PPP yang menilai perubahan Dapil dengan pengurangan sebagai langkah yang tidak tepat.
Perubahan Dapil dengan tenggang waktu yang sempit mustahil dilakukan.
Persoalan mepetnya waktu juga dikemukakan oleh Hamidan dari PAN dan Suyatno dari DPC Gerindra Cilacap.
Keduanya sepakat perubahan dapil sah-sah saja dilakukan namun tidak untuk Pemilu 2014 melainkan bisa untuk Pemilu berikutnya tahun 2019 dengan sosialisasi yang lebih matang.
Dari PKS Sekjen DPC PKS – Sutrisno mengaku tetap mengapresiasi upaya KPU meminta masukan dari para peserta Pemilu melalui konsultasi publik tersebut.
Hanya untuk perubahan Dapil Sutrisno menyebutkan partainya tidak memiliki pengalaman mengelola Dapil lebih dari 6.
Sedangkan Nasdem selaku partai pendatang baru pada Pemilu 2014 mengaku tetap menyepakati dengan 6 Dapil.
Sekjen Partai Nasdem Cilacap – Prio Nugroho mengungkapkan dnegan 6 Dapil saat ini situasi sudah kondusif sehingga diperlukan adanya perubahan.
Sementara itu menanggapi masukan dari para peserta Konsultasi publik ini Ketua KPU Kabupaten Cilacap – Warsid selanjutnya melakukan rapat pleno internal.
Dari rapat pleno ini nantinya akan disampaikan ke KPU pusat setelah tanggal 2 Maret 2013.
Sebab kewenangan menetapkan jumlah kursi Pemilu Legislatif berada pada KPU Pusat. (san/270213)


*Foto : Ilustrasi

(#576 views)

          Share on Facebook

(0)

LAYANAN KAMI

Media informasi dan promosi yang efektif dan terpercaya. ...

AGENDA

October 2014
MSSRKJS
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031